Bagong Kussudiardja Jadi Doodle Google Hari Ini, Siapa Dia?

Bagong Kussudiardja Jadi Doodle Google Hari Ini, Siapa Dia?

Bagong Kussudiardja Jadi Doodle Google Hari Ini, Siapa Dia?
Monday, October 9, 2017
Satu lagi seniman Indonesia yang muncul di halaman utama mesin pencarian Google hari ini (9/10). Google Doodle hari ini nampak sekali akrab dengan budaya dan seni Indonesia. Dan ternyata doodle tersebut dipersembahkan oleh Google untuk merayakan ulang tahun ke-89 dari seniman tari dan pelukis Indonesia Bagong Kussudiarja, yang lebih dikenal dengan nama Bagong.

Google Doodle Lahir Bagong Kussudiardja


Di dalam doodle yang didedikasikan untuk merayakan ulang tahun yang ke-89 dari seniman Indonesia Bagong Kussudiardja, Google memakai konsep dasar lukisan. Dimana tampak sosok Bagong yang sedang duduk di kursi kayu memakai kaos kuning dan celana coklat serta sandal hitam. Kacamata tak lupa juga tersemat di wajahnya yang sudah menua yang terlihat dari rambut, kumis dan jenggotnya yang berwarna putih. Handuk kecil berwarna putih menggantung di lehernya dan tak lupa Google juga menambahkan kuas lukis untuk mempresentasikan bahwa Bagong adalah seorang pelukis.
Google Doodle Ulang Tahun ke-89 Seniman Indonesia Bagong Kussudiarja
Google Doodle Ulang Tahun ke-89 Seniman Indonesia Bagong Kussudiarja / GOOGLE

Dibelakang sosok Bagong terdapat pampangan lukisan yang berisi gambar beberapa seni tari. Lukisan berlatar warna-warni abstrak ini ditujukan untuk mempresentasikan bahwa Bagong juga adalah seorang pencipta seni tari. Terdapat lima sosok penari dalam lukisan tersebut ditambah dengan gambar seekor rusa.

Dan terakhir di bagian bawah doodle terdapat tulisan 'Google' dengan huruf 'O' pertama digantikan dengan sosok Bagong yang sedang duduk di kursi kayu tersebut. Uniknya tulisan Google berwarna merah kejinga-jinggaan tersebut memasukkan ciri khas jawa pada huruf O dan E nya. Dan sepertinya Google ingin menunjukkan bahwa sosok Bagong ini adalah seorang Bapak Pelopor seni Jawa, seperti yang tercantung pada keterangan doodle tersebut.

Seni Tari dan Lukis Bagong Kussudiardja


Lahir di Yogyakarta pada 9 Oktober 89 tahun yang lalu ini adalah seorang koreografer, pelukis, pematung, dan penyair yang bergerak dalam iramanya sendiri. Dalam tahun-tahun formatifnya ia habiskan untuk mempelajari seni, musik dan tarian istana Jawa. 

Kecintaannya pada dunia seni terutama seni tari membawanya mempelajari tarian Jepang dan India usai Indonesia merdeka. Bahkan ia pergi ke Amerika Serikat untuk berlatih seni tari selama dua tahun. di sana ia berlatih dibawah asuhan Martha Graham yang merupakan koreografer legendaris. Ia adalah seorang pakar seni tari yang terkenal dengan teknik yang mendobrak batas dalam seni tari pada waktu itu.

Sekembalinya dari Amerika Serikat, Bagong berusaha menggambungkan hasil latihannya di Amerika dengan tarian tradisional Indonesia. Kemudian ia mendirikan Pusat Latihan Tari Bagong Kussudiardja di tahun 1958 dan disusul pendirian Padepokan Seni Bagong Kussudiardja pada 1978. Bagong sendiri berhasil membuat lebih dari 200 tarian yang merupakan penggabungan dari hasil latihannya di Amerika Serikat dan tarian tradisional Indonesia. tarian-tarian tersebut memiliki gaya kreatif dan rumit diantaranya tarian aksi nakal dengan nama tari "Bedaya Gendeng", "Tarian Sembilan Perawan" yang menjadi salah satu tarian Jawa yang dikagumi banyak orang. Tak hanya itu Bagong pun membuat tarian "Layang-Layang" yang diangkat dari mainan tradisional anak-anak Indonesia.

Tak hanya seni tari saja yang digelutinnya, Bagongpun akrab dengan cat minyak dan cat air serta kanvas dan kuas ditangannya. Bahkan ia melukis dengan berbagai gaya termasuk gaya lukisan impresionistik, abstrak dan realistis. Bahkan pada tahun 1980, salah satu lukisan abstraknya yang dipamerkan di Dacca, ibu kota Bangladesh mendapatkan medali emas dari Pemerintah Bangladesh. Selain medali tersebut, Bagong pun mendapatkan Penghargaan seni dari Pemerinta Indonesia atas dedikasinya pada seni tari dan seni lukis.

Jiwa seninya ternyata tak lepas dari keluarganya. Anak-anaknya seperti Butet Kertaradjasa dan Djaduk Ferianto juga mendalami bidang seni. Butet Kertaradjasa seperti kita tahu dia adalah pegiat teater dan pernah bergabung dengan beberapa teater. Tak hanya tater Butet pun sering menggelar pertunjukkan monolog. Sementara itu anak bungsu dari Bagong, Djaduk Ferianto tak kalah bersinarnya dari sang kakak. Namun ia lebih kental dengan duania perfilman diamana ia tercatat sebagai aktor, penata musik dan juga sutradara. Namun kakak beradik ini pernah bermain dalam satu film yaitu di film Petualangan Sherina. Dan Bagong Kussudiardja meninggal pada usia 75 tahun 2004 silam di Yogyakarta. Ia meninggalkan seorang istri dan 7 orang anak termasuk Butet Kertaradjasa dan Djaduk Ferianto.

Dan hari ini Google dengan khusus menciptakan serta menampilkan doodle yang mempresentasikan sosok seniman Bagong Kussudiardja dengan kuas catnya dan penari yang menarikan karya-karya kreatif dan rumitnya. Sekaligus merayakan ulang tahunnya yang ke-89 dari salah satu seniman Indonesia ini yang dijuluki dengan sebutan Bapak Pelopor Seni Jawa oleh Google dalam keterangan doodle tersebut. Untuk mengetahui selengkapnya tentang doodle ini bisa klik disini

Bagong Kussudiardja Jadi Doodle Google Hari Ini, Siapa Dia?
4/ 5
Oleh