GAWAT! Virus Ransomware WannaCrypt Menyerang Indonesia Dan Ini Cara Mencegahnya

GAWAT! Virus Ransomware WannaCrypt Menyerang Indonesia Dan Ini Cara Mencegahnya

Sabtu kemarin (13/5) dua rumah sakit di Jakarta yakni RS Darmais dan RS Harapan kita terkena dampak serangan hacker yang menyasar 99 negara. Hacker menggunakan sebuah virus Ransomware Wanna Decryptor atau Wannacrypt untuk menyerang komputer dari 99 negara yang ditargetkan. Dan di Indonesia sampai saat ini baru terlacak dua rumah sakit tersebut yang terkena dampak tersebut.

Tampilan Komputer yang terkena virus Ransomware WannaCrypt
Tampilan Komputer yang terkena virus Ransomware WannaCrypt - Foto By Rob Kim/Getty Images


Virus ini mengunci komputer target dan seluruh file yang ada di komputer tersebut dienskripsi, hal itu membuat komputer target tidak bisa dibuka dan hanya menampilkan sebuah halaman yang dibuat oleh virus tersebut. Dalam halaman tersebut pemilik komputer diminta untuk menebus sebesar USD 300 dalam mata uang Bitcoin kepada pemilik virus tersebut. Dan sang pemilik virus akan mengirimkan sebuah kunci untuk membuka komputer tersebut jika tebusan itu dibayarkan.

Lalu bagaimana asal usul dari virus Ransomware Wannacrypt ini?

Ransomware sendiri adalah sebuah jenis malware yang masuk ke dalam sistem komputer dan mengunci komputer dan mengengksripsi semua file di dalamnya. Hal tersebut membuat komputer tidak bisa digunakan selain membuka enskripsinya. Enskripsi ini bisa dibuka dengan cara membayar tebusan sejumlah uang kepada pemilik virus tersebut. 

Virus Ransomware Wannacrypt yang menyerang beberapa negara termasuk Indonesia sejak Jum'at (12/5) lalu merupakan bagian dari tools yang dikembangkan oleh NSA (National Scurity Agency) Amerika yang berhasil dicuri oleh hacker berkode Shadow Brokers dan mereka membagikan tools tersebut di internet lengkap dengan kodenya.

Virus ini menyebar dengan cepat ke berbagai dunia lewat jaringan internet. Dan pertama kali diketahui menyerang sebuah rumah sakit di Inggris yaitu British NHS (National Health Service) dan membuat pelayanan kesehatan disana terganggu dan pihak NHS harus membatalkan operasi dan beberapa pelayanan lainnya serta harus menjadwal ulang semua operasi, jam besuk pasien dan pelayanan lainnya.


Namun negara yang paling besar terkena dampak ini adalah Rusia, Ukraina dan Taiwan dimana pada Jumat jam 9 malam kemarin tercatat 36 ribu perangkat komputer terdeteksi terjangkit virus Ransomware WannaCrypt seperti yang dikemukanan di twitter Jakub Kroustek dari salah perusahaan antivirus AVAST.

Bagaimana cara mencegah virus ini?

ID-SIRTII (Indonesia Scurity Incident Response Team on Internet Infrastructure) yang merupakan badan keamanan internet di Indonesia ini memberikan 5 poin yang bisa dilakukan untuk mencegah virus Ransomware WannaCrypt menjangkit komputer kita. Berikut ini lima langkah yang bisa dilakukan unutk mencegah virus Ransomware WannaCrypt.

1. Update Scurity pada sistem operasi Windows yang digunakan dengan menginstall Patch MS17-010 yang telah dikeluarkan oleh Microsoft. Patch tersebut bisa di download di situs resmi microsoft dengan mengklik tautan ini.

2. Jangan mengaktifkan fungsi macros. Fungsi ini terdapat dalam program Ms. Excel yang berfungsi untuk menyimpan deretan langkah-langkah yang disimpan menjadi satu untuk mempercepat pekerjaan.

3. Non aktifkan fungsi SMB v1 pada komputer server untuk kantor atau badan yang menggunakan jaringan komputer. Untuk cara menonaktifkannya bisa dilihat di tautan ini.

4. Lakukan pemblokiran pada akses port 139/445 dan 3389 pada server.

5. Backup file penting yang ada di komputer pada lokasi lain semisal hardisk eksternal.

Langkah-langkah diatas dikeluarkan oleh ID-SIRTII untuk mencegah komputer terkena virus Ransomware WannaCrypt. Poin ke-3 dan ke-4 diperuntukkan bagi kantor atau badan yang memiliki jaringan komputer dengan server didalamnya. Dan untuk pengguna komputer yang terhubung lewat Wifi bisa menggunakan poin 1,2 dan 5. Namun bagi komputer yang sudah terinfeksi virus ini belum ada cara untuk menghancurkan virus tersebut dari komputer itu tanpa menghapus semua data yang ada di dalamnya.

Dan sebagai tambahan jangan lupa untuk menginstal program anti malware di komputer dan laptop serta waspadai tautan mencurigakan dan jangan mengkliknya yang biasanya muncul di email. Dan jangan lupa update terus sistem operasi komputer untuk mendapatkan peningkatan fitur terutama fitur keamanan. Apalagi jika sistem operasi yang kamu gunakan adalah Windows. Karena virus Ransomware WannaCrypt lebih banyak menyerang komputer berbasi Windows.

Sekedar informasi, Microsoft perusahaan yang mengeluarkan sistem operasi Windows telah terlebih dahulu mengeluarkan patch keamanan MS17-010 pada bulan Maret lalu ketika awal-awal adanya ancaman virus Ransomware WannaCrypt. Namun sebagian besar komputer di dunia masih belum menginstall patch ini. Karena masih belum melakukan update Windows atau masih menggunakan windows versi lama. Sehingga hal ini lah yang dimanfaatkan oleh penyebar virus WannaCrypt.

Satu lagi bagi kamu yang masih menggunakan Windows XP dan Windows Vista segeralah untuk mengupgrade sistem operasi Windows kamu ke Windows 7, 8, atau Windows 10. Untuk menghindari komputer dan laptop kamu terjangkit virus ini apalagi yang sering terhubung ke internet baik untuk bekerja maupun main game. Seperti diketahui Microsoft telah menghentikan dukungan terhadap layanan update untuk Windows XP dan Windows Vista pada beberapa bulan lalu. Dan hal ini menjadikan sasaran empuk untuk virus terbaru menyerang perangkat berbasis Windows XP dan Vista tersebut yang tidak lagi mendapatkan update fitur dan kemanan terbaru. Jadi segeralah update ke versi Windows terbaru.


GAWAT! Virus Ransomware WannaCrypt Menyerang Indonesia Dan Ini Cara Mencegahnya
4/ 5
Oleh