Showing posts with label FILM. Show all posts
Showing posts with label FILM. Show all posts
Review Film "Duka Sedalam Cinta", Awas Mata Sembab dan Tisyu Habis

Review Film "Duka Sedalam Cinta", Awas Mata Sembab dan Tisyu Habis

Mata sembab! Tisyu habis seplastik, jilbab basah, mata merah, dan ada yang nangis kejer-kejer. Itu beberapa orang yang saya amati saat nonton film Duka Sedalam Cinta. Bahkan seorang akhwat yang duduk di samping saya sampai menghabiskan satu plastik tisyu. Saya sendiri? Jangan ditanya mungkin anda bisa menebaknya.

Duka Sedalam Cinta film ini memang membawa kejutan yang tak disangka-sangka oleh penontonnya. Bahkan beberapa prediksi yang sempat berkeliaran tentang lanjutan dari film Ketika Mas Gagah ini semuanya dibantah habis dan tak ada yang tembus satu pun. Terutama untuk endingnya yang membuat semua penonton terkejut. Nah kenapa dan ada apa dengan film ini dan apa saja kejutannya? Penasaran kan makanya siapin cemilan sama capucino dulu ya baru lanjut baca review yang saya tulis ini. 

POSTER FILM


Baik ini poin pertama yang akan saya bahas sebelum ke inti cerita, alur dan yang lainnya. Poster sendiri adalah wajah utama dari film tersebut yang dibentuk sedemikian rupa sehingga inti serta jiwa film tersebut ada semua dalam gambar poster filmnya. Nah seperti poster official dari film Duka Sedalam Cinta berikut ini.

Poster Film Duka Sedalam Cinta Official 19 Oktober 2017
Poster Film Duka Sedalam Cinta Official 19 Oktober 2017 - DUKA SEDALAM CINTA

Dengan berlatarkan putih poster tersebut didesains sedemikian rupa, namun tak hanya putih secara keseluruhan namun ada gradasi kehitaman di setiap sudut atasnya. Sepertinya gradasi tersebut mewakili perasaan dalam atau duka yang ingin disampaikan oleh sang desainernya. 

Lalu di bagian utama poster terdapat foto para pemain dari film Duka Sedalam Cinta seperti Aquino Umar, Masaji Wijayanto, Hamas Syahid, Izzah Ajrina, Wulan Guritno yang cantik mengenakan jilbab, Ali Syakieb, Epi Kusnandar dengan gaya premannya serta Asma Nadia yang sedang memakaikan jilbab pada Aquino Umar. Tak ketinggalan sosok ustadz dan penulis buku best seller Salim A. Fillah juga nampak kharismatik sedang memegang sebuah kitab di tangannya. Semuanya diatur sedemikian rupa sehingga sangat enak untuk dilihat dan menggambarkan tentang filmnya.

Dari pilihan foto tersebut tampak ekspresi Aquino Umar yang memerankan tokoh Gita sangat sedih. Sementara itu ekspresi wajah dari Mas Gagah yang diperankan oleh Hamas Syahid tampak seperti sedang ngantuk atau capek. Hal tersebut mungkin mengganggu bagi kita saat melihat ekspresi Mas Gagah seperti itu begitu juga dengan saya saat pertama kali melihat poster ini. Namun setelah dipikir lagi kenapa foto dengan ekspresi tersebut yang dipilih untuk poster. Saya menemukan jawabannya, itu adalah ekspresi yang menggambarkan Mas Gagah dalam film Duka Sedalam Cinta. Tampaknya ia mengantuk yang bisa diartika ia akan tertidur dalam artian konotasinya. Namun setelah menonton filmnya pasti anda akan tahu dan merasakan kenapa ekspresi tersebut yang dipilih.

Selain itu warna yang dipadukan dalam foto tokoh tersebut pun sangat puitis sekali dan keren. tampak efek awan berada disekitar foto dan jika diperhatikan secara seksama, terdapat pula tulisan-tulisan samar seperti sebuah bait puisi. Sepertinya sang desainer mencoba untuk menambahkan nuansa yang indah dan puitis serta romantis dengan ditambahkan gambar burung merpati. Selain itu ada foto adegan di bawah yang tampak dua orang yang berjalan bersama serta foto Mas Gagah bocoran tentang alur filmnya.

Selanjutnya kita lihat font dari film Duka Sedalam Cinta yang berada di bawah foto para pemeran. Warna merah dipilih menjadi warna untuk kata "Duka". Dan saya langsung mengasosiasikan pemilihan warna tersebut sebagai warna darah. Apalagi terdapat bercak-bercak disekitarnya dan tampatk gradasi merah dan hitam serta efek syatan. Sepertinya sang desainer sengaja menambahkannya sebagai bentuk dan makna dari duka. Lalu untuk kata "Sedalam" di buat lebih kecil dengan warna abu-abu yang mewakili kegelapan seperti saat kita memandang ke dalam sumur. Hal ini bisa bermakna seperti kehilangan atau kepergian seseorang. Dan terakhir kata "Cinta" dengan ukuran lebar yang menjangkau kata dua kata diatanya. Dengan memakai warna pink yang memancarkan makna cinta atau bisa mewakili perempuan, namun menurut saya sih itu mewakili cinta. Dan ukurannya yang besar tersebut seolah memberikan makna bahwa duka da kehilangan akan mampu di topang dengan cinta yang besar. Serta cinta dapat membuat duka dan khilangan menjadi lebih indah.

Dan untuk bagian selanjutnya tidak begitu perlu untuk saya bahas karena hanya terdiri dari nama-nama kru film, logo sponsor dan akun sosial media dari film Duka Sedalam Cinta serta alamat website officialnya.

Nah setelah melihat poster film ini semua yang ada di dalam filmnya sudah tersampaikan lewat makna-makna dibalik warna desains dan komposisi dalam poster ini. Namun ada satu yang mengganjal saya. Saat berfoto dengan posternya di bioskop tampak posternya tidak begitu jelas saat disinari lampu. Hal tersebut karena warna dominan putih yang ada di posternya. Sehingga saat foto bersama posternya kadang di foto posternya over eksposur bahkan menjadi putih. Tapi itu tak apa yang jelas putihnya itu bercahaya akhirnya dan itu sepertinya mengungkapkan bahwa film ini film perubahan dan sarat akan nilai-nilai yang membawa kita kembali kepada Nya dan menghidupkan cahaya diri.

TRAILER


Sebelum saya bahas tentang trailer film Duka Sedalam Cinta sebaiknya kita lihat dulu bersama trailer filmnya berikut ini. Selamat menonton.



Apa yang kamu rasakan setelah menonton trailer film Duka Sedalam Cinta diatas? Pasti ada beberapa pertanyaan dibenakmu terutama saat Kyai Ghufron yang diperankan oleh Ustdz. Salim A. Filah bertanya kepada Gagah. Atau kenapa Mas Gagah ditusuk di angkutan umum tapi kenapa Yudhi yang di dorong di ruamah sakit? Dan pertanyaan lainnya yang berada di benakmu. Bahkan mungkin ada yang bertanya dimana ya download soundtrack yang ada di trailer ini. :D he he he.

Nah dalam trailer diatas tersebut memang membuat kita penasaran dan muncul beberapa pertanyaan setelah menontonnya. Memang membuat penasaran dan harus menontonnya apalagi lagu yang mengiringi trailer tersebut. Pasti banyak yang ingin memiliki nya untuk menambah koleksi playlist di handphone.

Dalam trailer ini KMGP Pictures selaku rumah produksi yang membuat film Duka Sedalam Cinta, mencoba memberikan gambaran akan alur cerita, tokoh, dan keindahan latar pulau-pulau di Halmahera Selatan dalm film ini. Dan tentunya dengan beberapa scenes yang disiipkan sebuah tanda tanya, agar yang menonton penasaran.

FILM


Cerita dan Alur


Untuk cerita sendiri film ini diangkat dari karya legendaris Helvy Tiana Rosa yaitu Ketika Mas Gagah Pergi. Dimana kisah tersebut bercerita tentang adik kakak yang sangat akrab dan selalu bersama. Tapi suatu saat sang kakak (Mas Gagah) harus pergi ke Ternate dan Halmahera Selatan untuk mengerjakan proyek serta penelitian skripsinya. Namun sekembalinya dari Ternate Mas Gagah berubah dan jadi lebih alim. Adiknya (Gita) tak bisa menerima perubahan tersebut hingga terjadilah konflik antara keduanya. Nah untuk lebih jelasnya bisa baca sinopsisnya berikut ini yang dikutip dari website www.dukasedalamcinta.com.
Gagah (Hamas Syahid) pemuda tampan, cerdas dan idola para gadis, mengalami kecelakaan di suatu daerah di Maluku Utara. Ia ditolong oleh Kyai Ghufron (Salim A. Fillah) dan tinggal di pesantren milik kyai tersebut. Selama berada di sana Gagah belajar banyak tentang Islam. 
Sekembalinya dari Maluku Utara, perubahan Gagah membuat Mama (Wulan Guritno) heran, sedang adiknya yang tomboy, Gita (Aquino Umar), salah paham. Gita marah dan tidak bisa menerima perubahan Gagah. Suatu ketika Gita bertemu Yudi (Masaji Wijayanto), pemuda tampan misterius yang membuatnya simpati. Gita juga berkenalan dengan Nadia (Izzah Ajrina) yang baru kembali dari Amerika, dan Ibu Nadia (Asma Nadia).
Gagah berusaha untuk terus berbaikan dengan Gita. Gagah yang menjadi relawan Rumah Cinta untuk pendidikan anak dhuafa di pinggiran Jakarta, bersama 3 preman insyaf (Epi Kusnandar, Abdur, M. Bagya) menyiapkan sebuah rencana yang bisa mengubah segalanya. Namun sesuatu terjadi, membuat Gagah, Gita, Yudi dan Nadia bertemu dalam jalinan takdir yang membawa mereka pada duka sedalam cinta, dan sebuah pertemuan tak terduga di Halmahera Selatan.
Nah itu lah cerita inti dari film ini. Tapi saat saya menontonnya cerita serta alur yang disajikan sangat memukau. Apalagi dalam 15 menit diawal film kita akan dituntun untuk kembali melihat adegan-adegan yang ada di film Ketika Mas Gagah Pergi, namun dalam konteks yang berbeda. Kenapa berbeda? Karena disana dijelaskan keterkaitan waktu antara kejadian di film Ketika Mas Gagah Pergi dengan film Duka Sedalam Cinta. Meskipun sempat bingung awalnya namun setelah diperhatikan ternyata sangat indah dan brilian idenya membangun alur cerita seperti itu. Baru setelah dua puluh menit sampai selesai hanya ada beberapa scene kecil yang ada di film Ketika Mas Gagah Pergi.

Tidak seperti film Ketika Mas Gagah Pergi yang bercerita tentang sebelum Mas Gagah berubah dan setelah Mas Gagah berubah. Di film Duka Sedalam Cinta justru disajikan bagaimana proses hijrahnya Mas Gagah di Ternate. Bagaimana ia bisa bertemu dengan Kyai Ghufron dan tokoh lainnya yang membawa ia belajar lebih dalam tentang Islam. Begitu pun dengan Gita dan Mamah serta tika yang menerima dan berproses menjadi muslimah seutuhnya. Hingga ada sesuatu yang terjadi pada Mas Gagah yang membuat semuanya berubah.

Dan bagi yang kangen dengan kekocakan 3 preman insyaf disini juga anda bisa menemukan karakter kocak tersebut yang menjaga Rumah Cinta bersama Mas Gagah. Sosok Yudhi yang gemar berdakwah di angkutan umum pun akan menampakkan latar belakang yang sesungguhnya di film ini.

Saya sempat memprediksi akhir cerita dari dari film ini akan sama seperti di kisah Ketika Mas Gagah Pergi yang di tulis oleh Helvy Tiana Rosa pada tahun 1992 silam. Dan ternyata saya salah prediksi, karena setelah menonton endinggnya jauh lebih indah dan tak disangka. Pokoknya keren deh endingnya apalagi pemandangan alam yang masih asri dari gugusan pulau di Halmahera Selatan.

Pemain dan Akting


Aquino Umar sukses memerankan karakter Gita di film ini. Aktingnya sangat natural dan bagus serta totalitas. Meskipun harus beberapa kali berakting menangis, ia mampu dan natural banget seperti nangis pada umumnya bukan yang dibuat-buat seperti di tetesin air matanya atau diakali dengan cara lainnya.

Hamas Syahid yang memerankan Mas Gagah pun tak kalah dengan Aquino Umar untuk aktingnya meskipun ada beberapa yang masih terlihat kaku, namun hal tersebut wajar karena dia adalah bintang baru. Begitu juga dengan Masaji Wijayanto yang memerankan sosok Yudhi di film ini. Ia berhasil menghidupkan tokoh yang usianya lebih dewasa dibanding usia Masaji yang sebenanya. Sosok muslimah cantik, anggun dan cerdas pun sukses diperankan oleh Izzah Ajrina di film Duka Sedalam Cinta. Meskipun tidak kebagian scenes dalam film Ketika Mas Gagah Pergi, namun Izzah Ajrina memiliki porsi lebih di film Duka Sedalam Cinta dan berhasil memerankan sosok Nadia Hayuningtyas dengan apik.
Gita (Aquino Umar) dan Mama (Wulan Guritno) berada dalam satu frame dalam film Duka Sedalam Cinta
Gita (Aquino Umar) dan Mama (Wulan Guritno) berada dalam satu frame dalam film Duka Sedalam Cinta - DUKA SEDALAM CINTA


Untuk pemain lainnya seperti Wulan Guritno, Epy Kusnandar dan Ali Syakieb jangan ditanya lagi. Mereka berakting sangat total dan bagus seperti biasanya. Dan yang menakjubkan adalah saat melihat akting dari Asma Nadia dan Ustdz. Salim A. Fillah. Meskipun ini adalah pengalaman pertama mereka di dunia film layar lebar, tetapi aktingnya tak kalah dengan pemeran utama film ini. Bahkan saya menunggu aksi akting dari kedua penulis best seller Indonesia tersebut. Dan mungkin anda pun ikut penasaran dengan akting keduanya.

Visual dan Audio


Meskipun di posternya menggunakan tone warna putih serta warna-warna water color gradasi di foto tokohnya. Ternyata di filmnya tidak menggunakan tone warna yang berbeda. Tone warna biru kehijauan dan cerah menjadi pilihan sutradara, produser dan tim dalam menyajikan visual untuk film Duka Sedalam Cinta.

Apalagi tone warna tersebut dipadukan dengan pemandangan alam yang indah dan asri di Ternate dan Halmahera Selatan yang menjadi lokasi syuting selain di Jabodetabek. Dan saya setiap kali scenes yang memperlihatkan keindahan alam tersebut serasa ingin ambil kamera dan memotretnya terutama yang di Halmahera Selatan. Bagus dan cantik! Pake banget lagi. Apalagi di endingnya yang keren banget. Selain pemandangan tersebut gambar lainnya seperti tokoh dan setiap adegannya pun sangat bagus dan mulus serta detail.

Untuk audio terasa sangat detail dan clear. Bahkan suara jalan dan gesekan baju pun terdengar. Dialog-dialog tokoh pun sangat jelas dan bahkan iska tangis pun terdengar jelas sekali yang membuat hati merinding dan terbawa pada alur film tersebut. Apalagi saat Gita menangis karena pristiwa yang dialami kakak tercintanya Mas Gagah.

Bagi saya urusan visual dan audio pada film ini sangat bagus dan keren dan semuanya diambil dengan natural tanpa ada satupun effek kamera semisal green screen yang sering digunakan di dalam film-film super hero Hollywood.

ORIGINAL SOUNDTRACK


Terdapat tiga buah lagu yang saya temukan dalam film Duka Sedalam Cinta selama 83 menit saya menontonnya. Dan penempatan masing-masing lagu pun sangat pas dan berhasil membawa penonton hanyut dalam jalan cerita film tersebut. Bahkan saat lagu Rabbana terdengar hampir semua penonton mengalir air matanya secara tak sadar dan dengan sibuk satu persatu tisyu keluar dari tempatnya dan sislih bergantian menyerap air mata. Saya pun sempat menahan air mata itu mengalir dengan mengalihkan pandangan ke bawah. Namun ternyata tak berhasil malah menetes dan langsung saya hapus dengan tangan. Maklum gak biasa bawa tisyu. He he he.

Lagu berjudul Jalan Yang Kupilih ciptaan Helvy Tiana Rosa dan Dwiki Dharmawan sukses dinyanyikan oleh Hamas Syahid, pemeran Mas Gagah di film ini. Dengan berbekal penghafal Al Qur'an, Hamas mencoba untuk menyanyikan salah satu soundtrack dalam film Duka Sedalam Cinta ini. Meskipun ini adalah yang pertama kalinya ia menyanyi tapi hasilnya sudah lumayan dan bagus. Walaupun masih belum optimal jika dibandingkan dengan penyanyi soundtrack di film Duka Sedalam Cinta ini.

Jalan Yang Kupilih - Hamas Syahid Original Soundtrack Film Duka Sedalam Cinta
Jalan Yang Kupilih - Hamas Syahid Original Soundtrack Film Duka Sedalam Cinta - DUKA SEDALAM CINTA



Lagu kedua memakai suara Indah Nevertari yang dijuluki The Queen of Rap atau Ratu Rap dari Indonesia. Lagu tersebut adalah berjudul "Rabbana" yang diciptakan oleh Rizki Awan yang merupakan personil team Nasyid acapella Awan Voice. Dan sejak lagu serta video klik nya dirilis banyak yang terharu usai mendengarkannya bahkan saya pun merinding mendengarnya. Karena lagu tersebut sangat mewakili film ini dan menjadi ruh utama dari film ini. Dan lagu ini pun menjadi salah satu original soundtrack di film Ketika Mas Gagah Pergi.


Dan lagu terakhir dinyanyikan oleh Ita Purnama Sari yang berjudul "Pesan Cinta" karya Echie Hisan. Nah kalau yang satu ini menurut saya adalah lagu yang mewakili ending dari film Duka Sedalam Cinta. Ya emang sih karena letaknya di ending film lagunya. He he he. Tapi benaran kok liriknya itu sesuai banget sama endingnya dan keindahan alam yang coba diangkat dalam film Duka Sedalam Cinta ini.


Dan kerennya lagi ketiga original soundtrack tersebut untuk musiknya diaransemen oleh musisi legendaris Indonesia, Dwiki Dharmawan. Menurut keterangan dari sang Produser Helvy Tiana Rosa saat Gala Premiere film Duka Sedalam Cinta di Kasablanka XXI Rabu (18/10) lalu, Dwiki Dharmawan tak hanya sendiri dalam pengerjaannya aransemen musik untuk ketiga lagu tersebut. Ia bahkan pergi ke Kota Praha untuk membuat aransemen musiknya bersama Cetz orkresta yang berada disana. Dan tak heran jika musik yang terdapat dalam setiap lagu tersebut menggetarkan hati apalagi lagu "Rabbana" yang begitu megah musiknya berpadu dengan suara tinggi Indah Nevertari.

KESIMPULAN


Nah setelah panjang lebar diatas sepertinya saya bingung menyimpulkannya bagaimana setelah nonton film Duka Sedalam Cinta ini. Tapi saya merekomendasikan film ini untuk semua orang terutama para aktivis dakwah dan guru serta traveler atau pecinta alam dan remaja zaman now. Kenapa? Karena setelah menonton film ini saya merasakan beberapa hal yang ada dalam diri saya.

Pertama, saya merasakan tak dapat menahan air mata saat menonton film ini dan dari awal bahkan saat proses hijrahnya Gita serta Mas Gagah mata selalu sembab. Dan rekomendasi terutama untuk penonton perempuan untuk membawa tisyu sebelum masuk bioskop biar jilbabnya gak basah dan kotor.

Kedua, lewat film ini saya seperti diingatkan bahwa maut itu sangat dekat. Kita tidak bisa menghindar darinya. Dan di film ini saya belajar bagaimana cara untuk menjadi orang yang bermanfaat untuk umat sebelum maut menjemput. Bahkan ada beberapa penonton yang sama merasakan hal yang sama dan tergerak untuk menjadi lebih baik. Itu lah alasan mengapa saya mengatakan bahwa film ini sangat rekomendasi bagi aktivis dakwah maupun guru.

Ketiga, lewat film ini kita akan disuguhkan pemandangan yang indah dan menakjubkan serta keteladanan yang indah pula dimana kita tak hanya harus berbuat baik kepada sesama saja tetapi kita juga harus berbuat baik pada alam. Nah ini yang membuat film ini cocok bagi kamu para traveler dan pecinta alam untuk di tonton. Selain itu film ini juga mengajarkan untuk selalu bersyukur atas nikmat yang telah diterima.

Untuk remaja zaman now yang katanya gaul coba deh nonton film ini. Karena kalian akan mendapatkan sebuah pencerahan dan film remaja kekinian yang mengisahkan tentang adik kakak yang sangat modis dan kekinian. Serta bagaimana belajar tentang kepedulian kepada sesama.

Dan saya memberikan nilai 9 dari 10 untuk film Duka Sedalam Cinta ini. Karena selain muatan nilai positifnya yang banyak dan penyampaiannya yang tanpa menggurui. Serta tampilan visual dan audio yang sangat berkualitas dari film ini apalagi latar pemandnagan yang aduhainya itu loh jadi pengen liburan kesana.

Sebenarnya ada banyak hal lainnya selain beberapa hal diatas yang saya dapatkan setelah menonton film Duka Sedalam Cinta. Tapi saya tidak tega sama anda yang harus membaca lebih lama tulisan panjang ini. Dan harus kembali menyeduh capucino ataupun teh untuk menemani saat membaca review ini. Jadi saya cukupkan sampai disini saja. Dan jika ingin tahu tentang hal lainnya yang saya dapat setelah menonton film ini atau ingin membuktikan apa yang saya tulis diatas. Silahkan pergi ke bioskop dan tonton film Suka Sedalam Cinta. Yang mau bareng sama saya juga boleh karenafilm ini membuat saya ketagihan untuk menonton lagi dan lagi karena keindahan dan kualitasnya yang sangat bagus. Selain itu nilai-nilai kehidupan yang sangat tingginya itu loh. Sayang untuk dilewatkan.

Yuk nonton film ini di bioskop sekarang!

Sebelum Nonton Filmnya, Baca Dulu Fakta Menarik Tentang Duka Sedalam Cinta

Sebelum Nonton Filmnya, Baca Dulu Fakta Menarik Tentang Duka Sedalam Cinta

Duka Sedalam Cinta, tiga kata ini bukanlah sebuah caption yang bisa digunakan untuk kamu para jomblo dalam menyampaikan curahan hati, Ups. Tapi bisa juga sih dibuat sebuah caption, tapi itu terserah kamu aja deh mblo, he he he. Yang jelas tiga kata tersebut adalah judul dari sebuah film remaja kekinian yang penuh inspiratif dan keren abis pastinya.

Mengambil judul Duka Sedalam Cinta, film ini sangat cocok bagi kamu yang sedang sendiri (red. Jomblo) atau kamu yang ingin berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Film ini sendiri adalah diangkat dari novellet legendaris Ketika Mas Gagah Pergi karya Helvy Tiana Rosa. Dimana novellet tersebut sudah banyak menggugah para pembacanya dan banyak diantaranya berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih mencintai sesama terutama keluarga.

Karena itu untuk menjaga ruh dari novellet yang sering disingkat KMGP ini, sang penulis Helvy Tiana Rosa memproduseri sendiri film Duka Sedalam Cinta ini. Dan disaat para penulis dengan mudahnya menyerahkan karya tulisnya untuk difilmkan kepada Production House (PH) dan tak terlibat secara langsung dalam pembuatannya. Hal tersebut membuat cerita yang tadinya indah dan menggugah berubah ketika difilmkan dan bahkan visualisasinya berbeda dengan yang ada di novel atau cerita tersebut. Bahkan dalam beberapa kasus ada karakter yang salah dipilih oleh PH untuk memerankan tokoh dalam cerita tersebut. Dan lagi-lagi alasannya dari pihak PH ini adalah dunia bisnis. 

Karena itu Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) di filmkan dan di produseri sendiri oleh Helvy Tiana Rosa yang akrab disapa Bunda Helvy. Tak lain dan tak bukan adalah untuk menjaga ruh dari novellet tersebut. Begitu juga untuk film Duka Sedalam Cinta yang merupakan sekuel dari film Ketika Mas Gagah Pergi yang tayang pada 21 Januari 2016 lalu.
Aquino Umar sedih ditemani Kang Epy Kusnandar dan Abdur dalam salah satu scene film Duka Sedalam Cinta
Aquino Umar sedih ditemani Kang Epy Kusnandar dan Abdur dalam salah satu scene film Duka Sedalam Cinta - www.dukasedalamcinta.com

Film Duka Sedalam Cinta Tayang Di Bioskop Mulai 19 Oktober 2017


Perubahan! inilah sebuah inti dari film Duka Sedalam Cinta. Film yang merupakan sebuah sekuel lanjutan dari film Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) yang tayang pada 21 Januari 2016 lalu. Film yang diproduseri sendiri oleh Helvy Tiana Rosa ini diangkat dari lanjutan kisah Ketika Mas Gagah Pergi yang ditulisnya pada tahun 1992.

Kisah Ketika Mas Gagah Pergi sendiri telah menjadi karya masterpiece Helvy Tiana Rosa yang berhasil menjadi perantara hijrah bagi banyak pembacanya. Cerita-cerita unik pun berdatangan setelah membaca kisah yang ditulisnya sebagai salah satu tugas kuliah sastra di Universitas Indonesia. Bahkan beberapa kisah hijrah para pembaca novelet Ketika Mas Gagah Pergi tersebut diabadikan dalam sebuah buku berjudul Jejak-Jejak Mas Gagah dan Jejak-Jejak Mas Gagah 2. Selanjutnnya akan menyusul buku ketiga yang bercerita tentang penikmat film Ketika Mas Gagah Pergi yang merasakan perubahan serta tergugah setelah menonton filmnya.

Setelah menunggu hampir satu tahun lebih, akhirnya film sekuel dari Ketika Mas Gagah Pergi akan dirilis juga di bioskop. Tanggal 19 Oktober 2017 akan menjadi awal tayangnya film Duka Sedalam Cinta di bioskop tanah air. Hal tersebut diumumkan lewat akun instagram @dukasedalamcinta dan @helvytianarosa yang merupakan  penulis sekaligus produser film ini. Seperti diketahui sebelumnya film yang awalnya dikenal dengan judul Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) 2 ini menjadikan Duka Sedalam Cinta sebagai judulnya. Gabungan tiga kata yang penuh makna ini mewakili inti cerita pada film sekuel KMGP ini.



Asma Nadia dan Ustd. Salim A. Fillah Ditantang Berakting Di Film Duka Sedalam Cinta

Asma Nadia Berakting di film Duka Sedalam Cinta - © Duka Sedalam Cinta
Asma Nadia Berakting di film Duka Sedalam Cinta - © Duka Sedalam Cinta
Asma Nadia sendiri adalah penulis best seller nasional yang karya ceritanya begitu rajinnya menghiasi layar-layar bioskop Indonesia. Seperti Surga Yang Tak Dirindukan yang muncul dalam 2 sekuel, Emak Ingin Naik Haji, Cinta Laki-Laki Biasa, Pesantren Impian dan masih banyak lagi yang lainnya. Termasuk film Cinta Dua Kodi yang akan segera tayang di bioskop Indonesia.

Sayangnya, meskipun banyak cerita dari bukunya yang difilmkan. Penulis yang merupakan adik kandung dari Helvy Tiana Rosa ini tidak pernah muncul di dalam frame filmnya. Tapi sepertinya Asmanadians, pembaca setia Asma Nadia bakalan tercengang jika menonton film Duka Sedalam Cinta. Pasalnya dari trailer terbaru film yang diproduseri oleh kakaknya sendiri Helvy Tiana Rosa tersebut , tampak Asma Nadia memeluk salah satu tokoh dalam film tersebut. Sepertinya ini akan menjadi akting pertamanya dalam film layar lebar.

Tak hanya Asma Nadia yang akan ditantang untuk berakting di film ini. Ustd. Salim A Fillah yang juga penulis buku Islami ikut berperan menjadi sosok yang merubah Gagah (Hamas Syahid) dalam film ini. Tentu kita penasaran dengan akting kedua tokoh nasional tersebut dalam film Duka Sedalam Cinta. Asma Nadia dan juga Ustd. Salim A Fillah dengan keteduhan dan kharismatik yang dimilikinnya.


Helvy Tiana Rosa Membuatkan Buku Untuk Film Duka Sedalam Cinta


Buku ini adalah sebuah kumpulan puisi terbaru dari Bunda Helvy yang diperuntukkan untuk menyambut tayangnya film Duka Sedalam Cinta. Terdapat 34 puisi terbaru yang dirangkai dengan indah dan penuh makna oleh beliau. Tak hanya itu terdapat juga 5 puisi yang ditulis oleh penulis tamu yang hadir di buku tersebut. 

Kelima puisi yang ditulis oleh penulis tamu tersebut yaitu puisi "Cemburu" yang didedikasikan untuk para syuhada kecil di Palestina dan Surian. Puisi tersebut ditulis oleh Hamas Syahid pemeran sosok Mas Gagah dalam film KMGP dan Duka Sedalam Cinta. "Sempurna Dengannya"adalah puisi yang ditulis oleh Aquino Umar pemeran Gita Ayu Pratiwi. Sementara itu Masaji Wijayanto yang memerankan sosok Yudi di filmnya nanti menulis puisi berjudul "Di Rumah Sakit". Lalu si cantik Izzah Ajrina pemeran Nadia Hayuningtyas menulis puisi berjudul "Tabah Menawar Duka". Tak ketinggalan sosok ustadz kharismatik yang juga berperan menjadi soerang kyai di fim Duka Sedalam Cinta, Salim A Fillah juga ikut menyumbangkan satu karya puisinya yang berjudul "Duka Sang Dipa Sedalam Cintanya Pada Negara" ikut melengkapi puisi-puisi dalam buku ini.

Buku yang diterbitkan oleh Penerbit Asma Nadia Publishing House ini bahkan mendapat tanggapan positif terutama dari pembaca setia karya-karya Bunda Helvy Tiana Rosa yang tergabung dalam Helviers (Helvy Tiana Rosa Friends) yang merupakan fans base beliau. Bahkan beberapa tokoh seperti penulis dan pengusaha Muhammad Assad ikut terhanyut membacakan salah satu puisi dari buku ini. Tak ketinggalan aktor muda multitalenta Andi Arsyl mengagumi puisi-puisi dalam buku ini dan membacakan salah satu puisi berjudul "Sajak-Sajak". Pemeran Robi di sinetron Tukang Bubur Naik Haji itu pun membacakannya dengan penuh perasaan dan penghayatan pada setiap kata yang diucapkannya. Jika penasaran bisa lihat video Andi Arsyl membacakan puisi dari buku ini di youtube Helvy Tiana Rosa. Selain itu masih banyak lagi yang menyambut hangat terbitnya buku ini.


Trailer Film Duka Sedalam Cinta




Nah itulah beberapa hal menarik dari film Duka Sedalam Cinta yang akan mulai tayang di bioskop mulai 19 Oktober 2017. Jadi sudah siapkah kamu untuk menonton film yang inspiratif ini dan film remaja kece yang wajib kamu tonton apalagi bagi para jofisa, jones, jojoba, atau apalah istilahnya yang intinya jomblo. Siapa tahu habis nonton film Duka Sedalam Cinta bisa dapat pasangan tuh mblo. Hehehee.

Akhirnya, Film Duka Sedalam Cinta Tayang Di Bioskop Mulai 19 Oktober 2017

Akhirnya, Film Duka Sedalam Cinta Tayang Di Bioskop Mulai 19 Oktober 2017

Perubahan! inilah sebuah inti dari film Duka Sedalam Cinta. Film yang merupakan sebuah sekuel lanjutan dari film Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) yang tayang pada 21 Januari 2016 lalu. Film yang diproduseri sendiri oleh Helvy Tiana Rosa ini diangkat dari lanjutan kisah Ketika Mas Gagah Pergi yang ditulisnya pada tahun 1992.

Kisah Ketika Mas Gagah Pergi sendiri telah menjadi karya masterpiece Helvy Tiana Rosa yang berhasil menjadi perantara hijrah bagi banyak pembacanya. Cerita-cerita unik pun berdatangan setelah membaca kisah yang ditulisnya sebagai salah satu tugas kuliah sastra di Universitas Indonesia. Bahkan beberapa kisah hijrah para pembaca novelet Ketika Mas Gagah Pergi tersebut diabadikan dalam sebuah buku berjudul Jejak-Jejak Mas Gagah dan Jejak-Jejak Mas Gagah 2. Selanjutnnya akan menyusul buku ketiga yang bercerita tentang penikmat film Ketika Mas Gagah Pergi yang merasakan perubahan serta tergugah setelah menonton filmnya.
Poster Duka Sedalam Cinta tayang di bioskop mulai 19 Oktober 2017 - www.dukasedalamcinta.com
Poster Duka Sedalam Cinta tayang di bioskop mulai 19 Oktober 2017 - www.dukasedalamcinta.com
Setelah menunggu hampir satu tahun lebih, akhirnya film sekuel dari Ketika Mas Gagah Pergi akan dirilis juga di bioskop. 19 Oktober 2017 akan menjadi awal tayangnya film Duka Sedalam Cinta di bioskop tanah air. Hal tersebut diumumkan lewat akun instagram @dukasedalamcinta dan @helvytianarosa yang merupakan  penulis sekaligus produser film ini. Seperti diketahui sebelumnya film yang awalnya dikenal dengan judul Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP) 2 ini menjadikan Duka Sedalam Cinta sebagai judulnya. Gabungan tiga kata yang penuh makna ini mewakili inti cerita pada film sekuel KMGP ini.

Nah lalu apa saja yang menarik dari film Duka Sedalam Cinta ini? Pertanyaan itu pasti muncul dari benak pikiranmu. Apalagi jika kamu belum menonton film Ketika Mas Gagah Pergi atau kamu bukan Helviers yang merupakan fansbase resmi pembaca dan pendukung karya-karya Helvy Tiana Rosa yang selalu up to date. Tapi jangan khawatir kamu bisa menonton film Duka Sedalam Cinta tanpa harus menonton film KMGP terlebih dahulu. Hal tersebut dikatakan langsung oleh Helvy Tiana Rosa di sebuah acara di ITB baru-baru ini. Nah ini dia beberapa poin yang menarik dari film ini yang disutradarai oleh Firman Syah dan sekenarionya ditulis Fredy Aryanto.

Latar Film Yang Memukau


Salah satu latar indah di Halmahera Selatan menjadi salah satu lokasi syuting untuk film Duka Sedalam Cinta - www.dukasedalamcinta.com
Salah satu latar indah di Halmahera Selatan menjadi salah satu lokasi syuting untuk film Duka Sedalam Cinta - www.dukasedalamcinta.com
Jika banyak film-film Indonesia sekarang yang syuting di luar negeri untuk mendapatkan gambar latar yang bagus. Hal berbeda justru dilakukan oleh Helvy Tiana Rosa dan KMGP Pictures untuk film Duka Sedalam Cinta. Alih-alih syuting di luar negeri, film Duka Sedalam Cinta justru syuting di Indonesia timur tepatnya di Ternate dan Halmahera Selatan.

Meskipun begitu untuk gambar yang didapatkan melebihi ekspektasi dan lebih indah daripada setting di luar negeri. Hal tersebut karena alam dan keindahan Ternate dan Halmahera Selatan masih begitu alami dan belum terjamah tangan-tangan nakal. Apalagi untuk pengambilan gambar di film ini dilakukan oleh Monodzky yang merupakan D.O.P. atau kameramen papan atas di Indonesia. Dan yang pasti gambar dalam film Duka Sedalam Cinta yang ditampilkan dijamin akan memesona serta berkualitas.

"Ya, Ternate indah dan Halmahera Selatan indah bikin tercengang," kata Hamas Syahid saat ditanya pendapatnya tentang lokasi syuting dari film Duka Sedalam Cinta. Aktor penghafal Al Quran yang memerankan tokoh Mas Gagah dalam film ini juga menyebutkan bahwa wilayah Ternate khususnya Pulau Widi dan pulau-pulau di Halmahera Selatan akan menjadi tempat wisata favorit bagi wisatawan baik dalam dan luar negeri. Selain itu ia juga mendukung agar kedua wilayah tersebut menjadi tempat wisata terdepan untuk pengembangan wisata halal di Indonesia timur.

Cerita Yang Kuat dan Mengharukan


Jika banyak orang yang menangis saat atau pun setelah membaca cerita Ketika Mas Gagah Pergi. Dan cerita yang disajikan di film Duka Sedalam Cinta pun akan menarik dan dijamin membuat penonton menangis. Jadi siap-siap bawa tisyu ya saat nonton nanti, jangan sampai jilbabnya atau lengan bajunya basah sama air mata ya.

Dan berikut ini Sinopsis dari film Duka Sedalam Cinta yang dikutip dari website resmi film ini www.dukasedalamcinta.com.

Gagah (Hamas Syahid) pemuda tampan, cerdas dan idola para gadis, mengalami kecelakaan di suatu daerah di Maluku Utara. Ia ditolong oleh Kyai Ghufron (Salim A. Fillah) dan tinggal di pesantren milik kyai tersebut. Selama berada di sana Gagah belajar banyak tentang Islam.

Sekembalinya dari Maluku Utara, perubahan Gagah membuat Mama (Wulan Guritno) heran, sedang adiknya yang tomboy, Gita (Aquino Umar), salah paham. Gita marah dan tidak bisa menerima perubahan Gagah. Suatu ketika Gita bertemu Yudi (Masaji Wijayanto), pemuda tampan misterius yang membuatnya simpati. Gita juga berkenalan dengan Nadia (Izzah Ajrina) yang baru kembali dari Amerika, dan Ibu Nadia (Asma Nadia).

Gagah berusaha untuk terus berbaikan dengan Gita. Gagah yang menjadi relawan Rumah Cinta untuk pendidikan anak dhuafa di pinggiran Jakarta, bersama 3 preman insyaf (Epi Kusnandar, Abdur, M. Bagya) menyiapkan sebuah rencana yang bisa mengubah segalanya. Namun sesuatu terjadi, membuat Gagah, Gita, Yudi dan Nadia bertemu dalam jalinan takdir yang membawa mereka pada duka sedalam cinta, dan sebuah pertemuan tak terduga di Halmahera Selatan.

Didukung Aktor dan Aktris Papan Atas Indonesia


Beberapa pemeran dalam film Duka Sedalam Cinta - www.dukasedalamcinta.com
Beberapa pemeran dalam film Duka Sedalam Cinta - www.dukasedalamcinta.com
Film Duka Sedalam Cinta ini menampilkan Hamas Syahid sebagai Mas Gagah, Awuino Umar sebagai Gita yang merupakan adik dari Mas Gagah. Sementara itu Masaji Wijayanto dan Izzah Ajrina akan memerankan sosok Yudhistira Arifin dan Nadia Hayuningtyas yang memiliki karakter yang unik dalam film ini.

Selain mereka berempat ada beberapa artis papan atas Indonesia yang terlibat dalam film ini. Seperti Wulan Guritno, Epy Kusnandar yang terkenal dengan karakter Kang Mus dalam serial Preman Pensiun, Mathias Muchus dan aktor ganteng Ali Syakieb juga ikut dalam film ini. Dan yang pasti akting mereka tidak diragukan lagi dan sudah diakui dalam belantika dunia perfilman.

Ada juga komedian Abdur Suci 4 atau yang sekarang lebih terkenal Abdur OK-Jek juga ikut meramaikan film Duka Sedalam Cinta dengan aksi konyolnya ditemani Muhammad Bagya yang tak kalah konyol. Dan ditambah juga dengan aksi dari pemain muda Endi Arfian yang ganteng.

Dan ada dua penampilan khusus yang sangat dinanti aktingnya dalam film ini yaitu penampilan dari Ustd. Salim A. Fillah dan Asma Nadia. Dua penulis piawai Indonesia ini akan ditantang untuk beradu peran dengan para pemain di film Duka Sedalam Cinta. Dan banyak yang penasaran dengan akting keduanya terutama dari penggemar keduanya, seperti Asmanadians yang merupakan fansbase official dari Asma Nadia.

Kru Film Yang Terbaik


Bukan hanya cerita dan latar gambar yang diperhatikan dalam film ini. Kru yang berada di balik layarnya pun gak kalah keren dan berkualitas. Bahkan beberapa nama yang terbaik di bidangnya ikut dalam mewujudkan sekuel kedua film Ketika Mas Gagah Pergi ini.

Sebut saja Dwiki Dharmawan yang merupakan musisi legendaris Indonesia yang sudah melanglang buana di dunia musik internasional. Beliau didapuk menjadi penata musik dalam film Duka Sedalam Cinta. Sementara itu sang istri, Ita Purnamasari juga ikut mengisi sebuah soundtrack dalam film ini yang berjudul "Message of Love" karya Echie Hisan. Selain itu ada juga Indah Nevertari yang merupakan pemenang Rising Star Indonesia ikut menyanyikan lagu "Rabbana" yang menjadi soundtrack utama di film ini.

Untuk bagian pengambilan gambar tak tanggung-tanggung film Duka Sedalam Cinta menunjuk Monodzky sebagai D.O.P. Beliau adalah salah satu kameramen film nomor dua Indonesia. Dan sudah hampir belasan film yang menggunakan jasanya termasuk film Ketika Mas Gagah Pergi dan DUka Sedalam Cinta. Selain itu kamera yang digunakan dalam film ini juga menggunakan ARRI ALEXA. Kamera ini juga pernah digunakan dalam pembuatan film The Revenant yang dibintangi oleh Leonardo Di Caprio. Film tersebut berhasil menjadi film terbaik dan mengantarkan sang aktor menerima piala Oscar untuk petama kalinya sepanjang karirnya.

Dan satu lagi tokoh film yang ikut dalam pembuatan film Duka Sedalam Cinta yaitu Rizal Basri. Bang RB (panggilan akrabnya) ini adalah editor yang pernah memenangkan penghargaan Piala Citra. Selain itu beliau juga pernah menjadi editor untuk film Ketika Cinta Bertasbih 2 dan Cinta Suci Zahrana serta Ketika Mas Gagah Pergi. Dan yang pasti kolaborasi ketiganya akan menciptakan sebuah karya yang berkualitas dari segi teknik dan penyajian.

Movie for Charity


Duka Sedalam Cinta bukan hanya sebuah film biasa yang ketika tayang ditonton lalu selesai dan sudah. Tapi film ini adalah sebuah film yang berbagi untuk sesama. Tak hanya untuk kru atau pembuat film saja, keuntungan dari film ini pun ikut disumbangkan untuk saudara-saudara kita yang kurang mampu.

Seperti yang dikatakan oleh sang Produser, Helvy Tiana Rosa bahwa jika film Duka Sedalam Cinta tembus 1 juta penonton maka 1 miliar keuntungan dari film tersebut akan disumbangkan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan di Palestina, Suriah dan Rohingya. Tentu ini akan menjadi cara berdonasi yang unik dan menyenangkan. Beli tiket, nonton filmnya, dan bantu Palestina, Suriah, dan Rohingya.

Selain itu Duka Sedalam Cinta juga bekerjasama dengan Dompe Dhuafa sebagai charity partners menggagas program Sedekah Tiket. Program ini merupakan cara yang asyik untuk membantu anak-anak kurang mampu yang tak pernah pergi ke bioskop apalagi menonton film di bioskop, agar dapat merasakan pengalaman baru yaitu menonton film di bioskop. Apalagi film yang ditonton adalah film berkualitas dan membawa perubahan dalam kehidupan. Sehingga kita bisa membuat senyum merekah dari anak-anak kurang mampu sekaligus ikut membantu saudara-saurdara kita yang teraniyaya di Palestina, Suriah dan Rohingya.

Nah itulah beberapa point penting yang membuat film Duka Sedalam Cinta layak untuk ditonton. Selain itu film ini juga bergenre drama remaja dan keluarga, tapi walaupun begitu tak ada adegan sentuhan dalam film ini apalagi adegan ciuman atau pelukan. Jadi sangat aman untuk ditonton bagi anak-anak dan remaja. Dan jarang sekali film yang sebagian keuntungannya disumbangkan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang menderita di Palestina, Suriah dan Rohingya.

Nah untuk selengkapnya bisa simak video trailer dari film Duka Sedalam Cinta berikut ini untuk mengintip keindahan latar dan gambar yang disajikan di filmnya.


Tanpa Palu? Apa Thor Akan Pensiun Dalam Film THOR Ragnarok

Tanpa Palu? Apa Thor Akan Pensiun Dalam Film THOR Ragnarok

Dalam setiap pertarungan melawan kejahatan, superhero pasti akan selalu menang walaupun kalah diawal tapi akan tetap mampu mengalahkan musuhnya diakhir. Dan setiap superhero pasti memiliki kekuatan dan senjata andalan yang selalu mereka gunakan untuk mengalahkan musuh-musuhnya. Tapi bagaimana jadinya jika seorang superhero justru menjadi tak berguna setelah kehilangan senjatanya pamungkasnya dan tak lagi memiliki kekuatan tanpa senjata tersebut?

Mungkin jawabannya superhero tersebut bakalan pensiun atau ia mencari penggantinya dan melatih calon penerusnya tersebut. Itu jika selamat dari sang musuh dan mampu lari dari musuhnya tersebut. Tapi bagaimana jadinya jika malah mereka dibuang dan menjadi sampah? Jawabannya ada dalam film "Thor: Ragnarok".
Thor Ragnarok Trailer
Thor Ragnarok Trailer -  Marvel Entertaiment
Seperti dikutip dari situs Marvel Comic film ini menceritakan tentang superhero Thor yang terkenal dengan palu Mjolnir yang mempunyai kekuatan dahsyat. Ia diasingkan di sebuah planet bernama Sakaar atau dikenal juga dengan planet Hulk. Planet tersebut juga menjadi tempat pembuangan sampah dari seluruh galaxy.

Di planet tersebut Thor diasingkan tanpa senjata andalannya yaitu palu Mjolnir. Ia pun harus bertahan hidup ditengah penjara dengan bertarung ala gladiator. Dan disinilah Thor bertemu dengan The Hulk yang juga diasingkan di planet yang sama. Mereka berdua bertemu dalam pertarungan ala gladiator di planet tersebut.

Thor menyadari dirinya berpacu dengan waktu untuk segera kembali ke Asgard dan menghentikan Ragnarok sebuah penghancuran dunianya dan juga akhir dari peradaban Asgardian. Thor bersama Hulk, Loki dan Valkyrie serta Dr. Strange harus menghadapi musuh baru yang kejam bernama Hela.

Dan berikut ini trailer Thor: Ragnarok yang baru saja dirilis oleh Marvel di kanal situs berbagi video Youtube.


Seperti dalam trailer diatas tampak sekali Marvel akan menyajikan yang berbeda dari beberapa film Thor yang telah dirilis sebelumnya. Dan traile yang baru ini menceritakan alur dari pertama kali Thor diasingkan ke planet Sakaar. Lalu bertarung dengan Hulk diarena gladiator untuk bertahan hidup. Sementara itu di Asgard, Hela sedang menghancurkan bangsa Asgard dan menghancurkan peradaban Asgardian.

Namun ada beberapa fakta menarik yang terdapat dalam film Thor: Ragnarok ini yaitu sebagai berikut,

Hulk Bisa Berbicara Santai


Seperti kita ketahui bahwa Hulk adalah superhero yang penuh dengan amarah dan selalu menghancurkan benda-benda yang ada disekitarnya. Namun yang unik dalam film ini, Hulk mampu berbicara santai sambil duduk dengan Thor dalam sebuah scene seperti yang ada di trailernya. Hal ini membuat beberapa fansnya penasaran dengan karakter baru dari Hulk yang ditampilkan dalam film ini.

Thor Potong Rambut dan Tak Punya Palu


Dalam dua film yang sudah dirilis sebelumnya Thor sang dewa palu tampak dengan ciri khas yaitu rambut pirang panjang dan senjata andalannya palu Mjolnir. Namun dalam film Thor: Ragnarok ini tokoh Thor yang diperankan oleh Chris Hemsworth tampak rapi dengan rambut pendeknya. Ia pun tak lagi memakai senjata andalannya palu Mjolnir yang sudah dihancurkan oleh Hela sebelum diasingkan ke planet Sakaar. Sebagai gantinya Thor menggunakan senjata tameng dan gada seperti yang dipakainya saat menghadapi hulk di arena ala gladiator.

Tim Superhero Lengkap


Semenjak dirilisnya teaser tentang film Thor: Ragnarok ini. Beberapa fans Marvel berspekulasi bahwa film ini hanya akan fokus pada sosok Thor dan Hulk. Namun nyatanya pada trailer diatas diperlihatkan bahwa Thor akan bekerjasama dengan Hulk, Loki dan juga Valkyrie untuk melawan Hela dan menyelamatkan Asgard dari kehancuran.

Adanya Bumbu Humor


Seperti diketahui sebelumnya kalau film-film Thor yang telah rilis identik dengan nuansa yang serius dan gelap. Namun dalam film Thor: Ragnarok ini sang sutradara, Taika Waititi menambahkan bumbu humor dalam beberapa scene film ini. Seperti saat pertama kali Thor diasingkan di planet Sakaar dan ia pun kebingungan dengan tempat baru tersebut dan sempat nyasar. Hal ini menjadi sebuah kelucuan yang ada di film ini. Selain humor, film Thor ini juga lebih collorfull daripada film-film sebelumnya yang cenderung menggunakan tone warna gelap.

Sutradara Jadi Allien


Dan ini mungkin yang paling mencengangkan dimana Taika Waikiki sang sutradara ikut berpartisipasai di depan kamera bukan hanya duduk di belakang layar. Seperti yang dikutip dari situs tribun style ia akan berperan menjadi seorang allien bernama Korg. Dan ia pun mengatakan bahwa Korg sendiri adalah sosok makhluk berbatu disekujur tubuhnya yang besar namun mempunyai suara yang lembut. Korg menggunakan baju besi dan yang menutupi bagian tubuh bawahnya dan bahu sebelah kirinya. Dan palu gada menjadi senjata yang digunakan oleh makhluk berbatu yang diperankan oleh sang sutradara film ini.

Itu adalah beberapa fakta unik yang ada dalam film Thor: Ragnarok yang akan segera rilis pada tanggal 3 November di seluruh bioskop. Yang pasti film ini akan menghadirkan aksi yang memukau dan menegangkan apalagi Thor dan superhero lainnya akan berhadapan dengan musuh barunya yang kuat dan kejam bernama Hela diperankan oleh Cate Blanchett.

Namun apakah palu Mjolnir Thor akan kembali padanya setelah dihancurkan Hela atau ini adalah tanda berakhirnya sang dewa palu Thor? Hal tersebut masih belum jelas sampai tiba waktunya untuk membuktikan dengan menonton filmnya nanti pada 3 November 2017.

Asma Nadia dan Salim A. Fillah: Dua Penulis Piawai yang Ditantang Berakting dalam Sebuah Film

Asma Nadia dan Salim A. Fillah: Dua Penulis Piawai yang Ditantang Berakting dalam Sebuah Film

Asma Nadia Berakting di film Duka Sedalam Cinta
Asma Nadia Berakting di film Duka Sedalam Cinta - © Duka Sedalam Cinta
Banyak sekali film-film layar lebar yang diambil dari sebuah buku Novel bahkan film-film yang diproduksi di Hollywood. Seperti film Harry Potter yang kisahnya diangkat dari buku novel fantasi karya J.K. Rowling yang sangat fenomenal. Film tentang penyihir bernama Harry Potter ini pun laku keras di pasaran hingga dibuat sampai 8 skuel untuk filmnya meskipun bukunya hanya terdiri dari 7 jilid. 

Dilansir dari id.mybookshow.com (27/1/16) film Gone with The Wind yang juga diangkat dari sebuah novel dengan judul yang sama menjadi urutan pertama Film Hollywood dengan Penjualan Box Office terbesar Sepanjang Sejarah. Tercatat penjualan film yang diangkat dari novel terlaris sepanjang masa karya Margareth Mitchelle yang memenangkan Pulitzer Prize ini mencapai Rp 24 Triliun. Angka tersebut mengalahkan film Star Wars Episode VI: A New Hope dan Titanic yang berada di posisi 2 dan 5 dengan perolehan Rp 21,3 Triliun dan Rp 16,2 Triliun dalam daftar tersebut.

Sama seperti film Gone with the Wind dan Harry Potter. Film Duka Sedalam Cinta pun diadaptasi dari sebuah buku karya Helvy Tiana Rosa yang berjudul "Ketika Mas Gagah Pergi". Kisah yang ditulis pada tahun 1992 yang merupakan sebuah tugas kuliah Helvy Tiana Rosa ini pun menjadi karya legendaris serta pelopor cerita Islami di Indonesia. Bahkan bukunya yang pertama kali dicetak pada tahun 1997 oleh Annida ludes 10 ribu eksemplar sebelum bukunya selesai dicetak. Hingga kini buku tersebut sudah dicetak ulang sebanyak 41 kali oleh 3 penerbit berbeda. Salah satunya oleh penerbit Asma Nadia Publishing House milik Asma Nadia.

Asma Nadia sendiri adalah penulis best seller nasional yang karya ceritanya begitu rajinnya menghiasi layar-layar bioskop Indonesia. Seperti Surga Yang Tak Dirindukan yang muncul dalam 2 sekuel, Emak Ingin Naik Haji, Cinta Laki-Laki Biasa, Pesantren Impian dan masih banyak lagi yang lainnya. Termasuk film Cinta Dua Kodi yang akan segera tayang di bioskop Indonesia.

Sayangnya, meskipun banyak cerita dari bukunya yang difilmkan. Penulis yang merupakan adik kandung dari Helvy Tiana Rosa ini tidak pernah muncul di dalam frame filmnya. Tapi sepertinya Asmanadians, pembaca setia Asma Nadia bakalan tercengang jika menonton film Duka Sedalam Cinta. Pasalnya dari trailer terbaru film yang diproduseri oleh kakaknya sendiri Helvy Tiana Rosa tersebut , tampak Asma Nadia memeluk salah satu tokoh dalam film tersebut. Sepertinya ini akan menjadi akting pertamanya dalam film layar lebar.

Tak hanya Asma Nadia yang akan ditantang untuk berakting di film ini. Ustd. Salim A Fillah yang juga penulis buku Islami ikut berperan menjadi sosok yang merubah Gagah (Hamas Syahid) dalam film ini. Tentu kita penasaran dengan akting kedua tokoh nasional tersebut dalam film Duka Sedalam Cinta. Asma Nadia dan juga Ustd. Salim A Fillah dengan keteduhan dan kharismatik yang dimilikinnya.

Film Duka Sedalam Cinta sendiri berkisah tentang perubahan pribadi Gagah (Hamas Syahid) menjadi lebih baik. Ia berusaha menyebarkan kebaikan kepada setiap orang dan keluarganya termasuk Gita, adiknya yang tomboy. Namun perubahan yang mendadak pada kakaknya tersebut membuat Gita tak siap menerimanya. Dan membuat hubungan mereka yang akrab menjadi renggang. Namun Gagah berusaha untuk memperbaiki hubungan dengan adiknya tersebut. Hingga akhirnya Gita mengikuti jejak kakaknya tersebut setelah melihat orang-orang disekitar Gagah yang berhijrah menjadi lebih baik.

Untuk lebih lengkapnya bisa tonton trailer terbaru dari film Duka Sedalam Cinta yang diupload oleh akun youtube Helvy Tiana Rosa, Produser dari film ini.



Nah jadi penasaran kan sama akting dari Asma Nadia dan Ustd Salim A Fillah dalam film Duka Sedalam Cinta ini. Bagaimana Asma Nadia yang biasanya membuat imajinasi dan mentranslasikannya menjadi rangkaian kata dalam buku dan sekarang harus berakting didepan kameran. Lalu bagaimana jadinya jika Ustd. Salim A Fillah berakting di depan kamera? Ini akan sangat menarik sekali untuk ditonton terutama bagi remaja bahkan keluarga. Kedua tokoh nasional tersebut akan beradu akting dengan Hamas Syahid, Izzah Ajrina, Aquino Umar dan Masaji Wijayanto. Bahkan beberapa artis papan atas Indonesia seperti Epy Kusnandar, Wulan Guritno, Ali Syakieb, Mathias Muchus, Chikita Fawzi, dan masih banyak lagi yang lainnya yang ikut beradu akting di film ini. Jadi siap menunggu filmnya yang akan tayang sebentar lagi?